Selasa, 21 Januari 2014

Download Ebook - The AHA Clinical Series-Antiplatelet Therapy In Ischemic Heart Disease

Antiplatelet Therapy In Ischemic Heart Disease


Aktivasi platelet dan agregasi memainkan peran kunci dalam patogenesis penyakit vaskular aterosklerotik. Fungsi platelet inhibitor telah diasumsikan sebagai peran sentral dalam pencegahan komplikasi iskemik, kondisi ini termasuk infark miokard, stroke, dan iskemia tungkai dan tempat utama dalam mendukung prosedur vaskular. Antara lain karena peran sentral dari proses ini, sudah ada perkembangan identifikasi target kunci farmakologis dan beberapa senyawa obat dirancang untuk mengubah target tersebut dengan harapan meningkatkan hasil klinis. Oleh karena itu buku ini dirancang untuk membantu dokter, ilmuwan klinis dan dasar, mahasiswa, dan tenaga kesehatan sekutu dalam menjelajahi bidang ini berkembang pesat.

Buku ini dibagi menjadi lima bagian. Pertama, konsep dalam fisiologi platelet , fungsi, dan pengukuran diperkenalkan untuk memberikan dasar pemahaman dari biologi platelet dan biometrik dan berfungsi sebagai fondasi dimana sisa teks dibangun. Dua bagian berikutnya memperkenalkan Pharmacology senyawa antiplatelet oral dan intravena yang tersedia untuk dokter atau dalam tahap akhir pengembangan klinis. Bagian-bagian ini memberikan pemahaman tentang mekanisme aksi agen ini dan mereka Pharmacology yang mengarah ke bagian pada penggunaan klinis dari agen antiplatelet. Bagian keempat merangkum penggunaan terapi antiplatelet oleh negara-negara penyakit aterosklerosis termasuk penyakit arteri koroner (angina tidak stabil dan non - ST - elevasi infark miokard , ST - elevasi infark miokard , dan penyakit arteri koroner kronis ), penyakit pembuluh darah perifer, dan penyakit serebrovaskular. Bagian kelima, " keadaan khusus " yang dihadapi oleh dokter , interaksi antara senyawa antiplatelet dalam manajemen pengaturan bedah jantung , operasi non-jantung , dan intervensi koroner perkutan dengan stenting.


Ebook ini cocok untuk dimiliki oleh mahasiswa kedokteran dan farmasi untuk menunjang proses belajar dan praktisi kesehatan untuk menunjang pekerjaan medis dan terapi.

Jenis file : pdf, ukuran : 2,4 Mb, Full colour.

Silahkan Download Ebook ini di Link berikut, semoga bermanfaat.


Terima kasih.

Download Ebook - Pathofisiology of Heart Disease 5th edition

Pathofisiology of Heart Disease 5th edition


Buku ini merupakan pengantar yang komprehensif untuk penyakit pada sistem kardiovaskular. Meskipun buku referensi kardiologi yang sangat baik sudah banyak  tersedia. Oleh karena itu, teksbook ini diciptakan sebagai jembatan antara kursus disederhanakan dalam fisiologi dasar dan perawatan pasien dalam pengaturan klinis. Hal ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa kedokteran dan dokter pada pelatihan dasar dari pengetahuan tentang penyakit jantung dan sirkulasi, dan dirancang untuk dibaca secara keseluruhan dalam patofisiologi kardiovaskular, ditekankan pada mekanisme dasar perkembangan penyakit jantung, dalam rangka memfasilitasi studi diagnosis klinis dan terapi.

Ebook ini cocok untuk dimiliki oleh mahasiswa kedokteran dan farmasi untuk menunjang proses belajar.

Jenis file : pdf, ukuran : 26 Mb, Full colour.

Silahkan Download Ebook ini di Link berikut, semoga bermanfaat.


Terima kasih.

Jumat, 10 Januari 2014

Influenza (Flu) - Penyakit sederhana namun berbahaya

INFLUENZA (FLU)

Apa itu Flu ?

Flu adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Gejala umum dari Flu yaitu batuk, sakit tenggorokan dan demam. Terkadang hidung meler atau tersumbat, merasa lelah. Flu terjadi setiap tahun dan lebih sering terjadi pada musim penghujan atau awal musim kemarau di negara tropis. Segala usia dapat terkena flu, dari bayi dan dewasa, sampai orang tua.

Bagaimana flu menyebar?


Orang yang menderita flu dapat menyebarkan virus melalui batuk atau bersin. Tetesan atau semburan udara yang dilepaskan ketika orang batuk, bersin, atau berbicara dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya. Semburan juga dapat terhirup ke dalam paru-paru.
Orang juga dapat tertular flu ketika menyentuh mulut atau hidung mereka setelah menyentuh sesuatu benda yang terdapat virus di atasnya, seperti gagang pintu, meja, atau tangan kotor orang yang terinfeksi.

Cara Penyebaran :


Bagaimana Anda tahu jika Anda memiliki flu?

Tanda-tanda flu dapat mencakup:
Terkadang terdapat gejala yang jarang terjadi yaitu mual dan diarre, gejala tersebut kemungkinan terjadi apabila disertai dengan infeksi beberapa bakteri.

Tidak semua orang yang menderita flu memiliki semua tanda-tanda flu pada waktu yang sama. Beberapa orang dengan flu tidak mengalami demam. Kebanyakan orang yang terkena flu lebih baik tidak memeriksakannya ke dokter atau minum obat.

Bagaimana tingkatan keparahan flu?

Beberapa orang menjadi sangat sakit dan beberapa lainnya tidak. Kebanyakan orang yang sakit bisa sembuh tanpa ke dokter atau minum obat. Namun, beberapa orang bisa menjadi sangat sakit dan bisa mati. Kebanyakan orang yang sangat sakit ini usianya >65 tahun atau memiliki kondisi medis seperti: diabetes, penyakit jantung, asma, atau penyakit ginjal, atau sedang hamil. Anak-anak usia 5 tahun juga beresiko lebih besar.
Setelah orang itu tertular virus, akan menimbulkan gejala dlm wktu 1 hari dan biasanya gejala berlangsung selama 5 - 7 hari. Tergantung keparahan.

Pencegahan

Terhadap diri sendiri:

Terhadap penularan kepada orang lain:

- Tutupi hidung dan mulut ketika batuk atau bersih menggunakan lengan atau tissu, buang di tempat sampah.
- Cuci tangan sesring mungkin dengan sabun dan air hangat.
- Jangan menyentuh mata , hidung , atau mulut untuk mencegah penularan melalui tangan.
- Jika kamu sakit istiharat di rumah, dan jika terdapat gejala seperti flu setidaknya tetap dirumah selama 24 jam setelah terjadi demam.

Kondisi Kegawatan

Pada anak-anak --> Segera bawa ke rumah sakit jika terjadi :

- Nafas cepat atau gangguan pernafasan.
- Warna kulit kebiruan atau keabu-abuan.
- Kurang mendapat cukup air / cairan.
- Adanya muntah yang banyak dan konsisten.
- Hilang kesadaran dan tidak ada interaksi.
- Menjadi sangat sensitif sehingga sering menangis

Pada Bayi --> Anda juga harus mencari tanda-tanda peringatan ini: tidak mau makan, tidak keluar air mata ketika menangis, dan popok basah jauh lebih sedikit dari biasanya.

Pada Orang Dewasa :

- Susah bernafas dan pernafasan pendek.
- Rasa nyeri atau tertekan pada dada atau perut.
- Pusing mendadak
- Bingung atau linglung.
- Muntah hebat dan konstan.

Apakah ada obat untuk mengobati flu?

Ya. Obat antivirus dapat mengobati flu. Jika Anda sakit, obat ini dapat membuat Anda merasa lebih baik dan lebih cepat sembuh dan membuat flu terasa lebih ringan. Kebanyakan orang yang sakit menjadi lebih baik tanpa perlu obat-obatan. Tapi, jika Anda memerlukan bantuan untuk mendapat kesembuhan lebih cepat, mungkin Dokter dapat memutuskan untuk memberikan obat antivirus atau pemberian obat yang lain.
Obat-obat Flu yang ada dipasaran hanya membuat anda lebih baik kondisinya bukan menghilangkan virus dari dalam tubuh. Misal: Parasetamol untuk mengatasi demam, kombinasi dengan phenylpropanolamine dan juga Antihistamin dapat meringankan gejala yang disertai pilek dan bersin-bersin.
Obat-obat tersebut harus tetap perlu diperhatikan dalam penggunaannya, apakah kontraindikasi terhadap kondisi setiap orang. 


Kamis, 09 Januari 2014

Perbedaan Common Cold (Pilek) dan Influenza (Flu)


Indonesia, negara yang sangat indah dengan iklim tropisnya, menyebabkan kebanyakan orang sangat nyaman untuk tinggal bahkan warga asing sangat betah untuk menetap di negara ini. Begitu juga dengan makhluk Tuhan yang dinamakan "bakteri" dan "virus" juga sangat suka dengan iklim ini. Banyak yang mengatakan penyakit menular yang paling berbahaya yaitu Penyakit Tropis (Tropical Disease) yang kebanyakan disebabkan oleh bakteri atau virus.

Dalam kondisi musim penghujan ini, siapa yang tidak pernah merasakan sakit seperti : demam, pilek, bersin-bersin, pusing, dll... Banyak kalangan masyarakat menyebutnya dengan Flu atau banyak yang menyebut Pilek... dan mengapa Penulis menggunakan instilah "pilek" karena adanya cairan lendir yang keluar melalui hidung.

Dalam artikel ini Penulis mencoba untuk memberikan sedikit informasi tentang kedua Istilah gejala tersebut diatas yang didapat dari beberapa referensi ilmiah.

Apakah keduanya sama....? - ada beberapa hal dari keduanya memang sama, namun terdapat perbedaan besar dari keduanya yang menjadi perhatian penting dari kedua penyakit ini.

Common Cold (Pilek)

--> juga dikenal sebagai nasopharyngitis (radang pada nasofaring/tenggorokan atas), rhinopharyngitis (radang pada saluran hidung - tenggorokan) atau pilek akut adalah penyakit infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas yang terutama menyerang hidung.

~Influenza (Flu)

--> Penyakit menular pada mamalia (sebagian pada burung (unggas) yang disebabkan oleh virus influensa - family Orthomyxoviridae.

Berikut Perbedaannya:

1. Penyebab
Human rhinovirus

  • Common Cold :
Rhinoviruses (30-80% kasus).
- Human coronaviruses (~15%).
- Picornavirus.
- Adenovirus (5%)

  • Influenza :
Influenzaviruses
- Influenzavirus A : H1N1 --> penyebab Flu Spanyol (1918), dan Flu Babi (2009), H2N2 --> Flu Asia (1957), H3N2 --> Hong Kong Flu (1968), H5N1 --> Flu Burung (2004). Tipe influenza virus yang paling berbahaya penyebab pandemik kematian pada manusia.
- Influenzavirus B --> umum menginfeksi manusia.
- Influenzavirus C --> terkadang menyebabkan infkesi yang serius.

2. Cara Penularan

  • Common Cold : 
Virus-virus penyebabnya hanya mengenali manusia sebagai host-nya. Ditularkan melalui kontak langsung atau  udara. Rhinovirus dan virus serupa lainnya ditularkan oleh tangan yang terkontaminasi pada bagian mata atau hidung.

  • Influenza :
Manusia adalah host utama. »» Menular melalui kontak langsung atau melalui infeksi udara denga kontaminasi yang tinggi »» dapat bertahan berjam-jam pada cairan mukosa kering dan ditularkan melalui kontak secara tidak langsung.


3. Manifestasi Klinik

  • Common Cold : 
»» Kepala dingin, peningkatan produksi lendir
»» Bersin, Mata berair
»» Hidung dan tenggorokan teriritasi
»» Menggigil
»» tidak enak badan selama 2 sampai 7 hari
»» Demam sesekali, sakit kepala
»» Tidak ada korban jiwa yang pernah dilaporkan
»» Kecenderungan untuk lebih serius komplikasi, seperti sinusitis, otitis media, radang tenggorokan, radang tenggorokan dan bronkitis.
  • Influenza :
»» Demam muncul cepat setelah terinfeksi
»» Menggigil, tidak enak badan
»» Sakit kepala, Nyeri otot
»» Kelelahan / kelelahan
»» Sakit tenggorokan
»» Batuk yang parah dan berkepanjangan
»» Biasanya pemulihan dalam 2 sampai 7 hari
»» Mual, muntah diare dilaporkan hingga 25% pada anak-anak
»» Komplikasi: pneumonia, sinusitis, otitis, kejang demam, encephalitis, dan sindrom Reye myositis

4. Pengobatan

  • Common Cold : 
Common cold merupakan self limited disease (penyakit yang sembuh dengan sendirinya) tergantung sistem imun masing-masing orang. Dari beberapa literatur disebutkan bahwa tidak ada indikasi diberikan terapi pada penyakit ini. Indikasi terapi antibiotika diberikan jika terdapat komplikasi bakteri yang menyertai. Mungkin dengan senyawa peningkat sistem imun dapat mempercepat proses pemulihan.

Di negara kita Indonesia, banyak sekali beredar obat-obat untuk mengurangi/menghilangkan gejala dari common flu ini, namun perlu banyak sekali yang harus diperhatikan setiap senyawa obat tersebut memiliki efek samping yang berbeda-beda tiap orang. Penggunaan secara bijak sangat perlu untuk menggunakan obat-obat ini dalam kurun waktu lama. 

Anjuran Penulis : 
- Jika gejala yang diderita berlangsung lama, maka segera menghubungi dokter mengingat kemungkinan terdapat komplikasi bakteri yang perlu untuk diterapi antibiotika.
- Sistem imun sangat berpengaruh pada kondisi ini, meningkatnya sistem imun maka akan mempercepat proses penyembuhan dengan cara »» menambah jam istirahat yang berkualitas »» ditambah dengan mengkonsumsi VIT C atau buah-buahan. 
  • Influenza :
Influenza juga merupakan self limited disease , namun perlu diingat bahwa influenza memerlukan waktu pemulihan yang relatif lebih lama lagi. Oleh sebab itu, jika dirasa sudah mengganggu aktivitas maka perlu segera untuk menghubungi Dokter untuk dilakukan diagnosa (apakah termasuk Common Cold atau Influenza) dan kalau perlu test laboratoris untuk indikasi pemberian Antivirus atau Antibiotika dengan adanya komplikasi bakteri.

Antivirus harus diberikan setidaknya 48 jam setelah infeksi terjadi. Contoh Antivirus : Zanmivir, Osentamivir.
Antibiotika hanya diberikan dengan indikadi adanya komplikasi bakteri. Contoh Antibiotika : Amoksicillin, Cefalosporin, ataupun Ceftriakson.

5. Tindakan Pencegahan

Dari kedua Penyakit tersebut diatas terdapat beberapa persamaan tindakan pencegahan, yaitu:

»» Hindari kerumunan masa jika kondisi anda kurang fit -- bisa dengan memakai masker.
»» Cuci tangan Anda sesering mungkin dengan sabun kesehatan.
»» Batuk atau bersin ke lengan atau siku, atau menutup mulut dan hidung dengan tisu dan membuangnya sejauh mungkin.
»» Lebih baik Anda tinggal di rumah dahulu ketika Anda sedang sakit -- untuk menghindari penularan atau meminimal komplikasi terinfeksi bakteri.
»» Ingat bahwa selama wabah, Unit Kesehatan perlu memberikan pengumuman atau bantuan dengan
pencegahan dan pengendalian infeksi (Influenza -- Pandemik berbahaya).
»» Ingat bahwa orang sakit harus menghindari kontak langsung dan tidak langsung dengan 
anak-anak, lemah atau orang berusia lanjut.
»» Hindari merokok di rumah -- Risiko pneumonia meningkat dengan paparan perokok pasif.


Demikian sedikit informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat bagi Pembaca sekalian. Mohon maaf jika terdapat kesalahan penulisan pada artikel ini.

Terima kasih.

Perdana Pembukaan Blog

BISMILLAHIRROHMANIRROHIN

PEMBUKAAN BLOG INFORMASI KESEHATAN DAN OBAT-OBATAN


Assalamualaikum Wr. Wb.

Dengan rahmat dan seizin  Allah SWT, blog dengan tema kesehatan ini akan dibuka. Penulis akan berusaha memberikan segala informasi yang pembaca butuhkan mengenai kesehatan. Dalam hal informasi mengenai penyakit, obat-obatan yang digunakan, ataupun perkembangan teknologi kesehatan terkini.

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan mutlak hidup semua orang sehingga akan menentukan kualitas hidupnya. Definisi sehat menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) adalah suatu keadaan sejahtera yang meliputi fisik, mental dan sosial yang tidak hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Masyarakat hendaknya menjaga betul akan kesehatan masing-masing. Oleh karena itu masyarakat memerlukan segala informasi mengenai kesehatan baik dari dokter, tenaga kesehatan lain, media televisi, surat kabar ataupun internet. Kemudahan dalam memperoleh informasi melalui internet kini menjadi akses tercepat dalam memperoleh informasi. Dengan ini Penulis akan berusaha memberikan informasi tersebut secara baik dan benar dengan ditunjang oleh berbagai sumber referensi terbaru. Penulis juga akan berusaha menyusun informasi sebaik mungkin meskipun nantinya akan banyak sekali kekeliruan dan kekhilafan dengan harapan Pembaca disini sebagai konsumen dan sekaligus editorial dari artikel-artikel kami.

Penulis berharap semoga blog ini bermanfaat bagi Pembaca sekalian. Mohon maaf bila ada kesalahn dalam penulisan ini dan nantinya... :D 

Wassalam....